Bandar Sabu Kabur Saat Penggerebekan, Oknum Polisi Diduga Ikut Diamankan di Lokasi

Kriminal, Peristiwa1534 Dilihat

Empat Lawang — Satuan Reserse Narkoba Polres Empat Lawang Polda Sumatera Selatan dikabarkan melakukan penggerebekan terhadap seorang pria berinisial DN yang diduga sebagai bandar narkotika jenis sabu di Desa Kemang Manis, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, penggerebekan berlangsung dalam situasi menegangkan. Namun saat petugas melakukan penyergapan, DN diduga berhasil melarikan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Meski target utama lolos, aparat Satresnarkoba disebut berhasil mengamankan dua orang yang berada di lokasi, masing-masing berinisial AG dan rekanya.

Yang mengejutkan, rekan AG diketahui merupakan oknum anggota polisi aktif di lingkungan Polres Empat Lawang. Keberadaan oknum aparat di lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas narkotika itu langsung memicu sorotan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Warga menilai aparat penegak hukum tidak boleh setengah hati dalam mengusut kasus tersebut. Publik meminta kepolisian bertindak transparan dan tidak menutup-nutupi apabila memang terdapat keterlibatan oknum dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Empat Lawang.

“Kalau benar ada anggota polisi berada di lokasi saat penggerebekan narkoba, ini harus dibuka terang-benderang. Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Resnarkoba Polres Empat Lawang belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan awak media melalui pesan singkat.

Sementara itu, Kapolres Empat Lawang saat dikonfirmasi menyatakan masih akan melakukan pengecekan terkait informasi penggerebekan tersebut, termasuk dugan oknum yang disebut diamankan saat operasi berlangsung.

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat luas. Warga berharap kepolisian dapat bersikap profesional, transparan, dan tidak pandang bulu dalam memberantas peredaran narkotika, termasuk apabila ditemukan keterlibatan oknum internal institusi sendiri.

Masyarakat juga mendesak agar aparat segera memburu DN yang diduga berhasil kabur saat penggerebekan berlangsung, sehingga tidak menimbulkan asumsi liar maupun spekulasi di tengah publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *