EMPAT LAWANG, EMPATLAWANGVIRAL.COM– Kabar kurang enak datang dari para petani kopi di Empat Lawang, Sumatera Selatan. Saat musim panen mulai dekat, harga kopi justru terus merosot. Kondisi ini bikin para petani mulai harap-harap cemas.
Penurunan harga kopi kembali terjadi pada Jumat (6/3/2026). Saat ini harga kopi bahkan sudah tembus di bawah level Rp 50 ribu per kilogram.
Sebelumnya, harga kopi masih berada di angka Rp 55 ribu per kilogram. Namun tak lama kemudian turun menjadi Rp 50 ribu per kilogram.
Belum sempat bernapas lega, harga kopi kembali anjlok. Kini kopi hanya dihargai sekitar Rp 45 ribu per kilogram di tingkat petani.
Kondisi ini dirasakan langsung oleh salah seorang petani kopi di kawasan Lintang Kanan yang belum lama ini menjual hasil panennya.
“Sudah pecah dibawah Rp 50 ribu sekarang, kemarin saya jual kawo gledekan (kopi giling basah) kering ke tauke Rp 45 ribu,” ujar salah seorang petani di kawasan Lintang Kanan.
Penurunan harga ini membuat para petani makin khawatir. Apalagi tren turunnya harga kopi sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
“Desember tahun kemarin itu harga jual kopi masih Rp 60 ribuan sekarang terus turun, harapan sebagai petani kopi tentu naik lagi sebab harga-harga sekarang naik semua,” keluhnya.
Harapan yang sama juga disampaikan petani kopi lainnya di kawasan Lintang Kanan. Ia berharap harga kopi bisa kembali naik saat panen tahun ini.
Pasalnya, produksi kopi miliknya tahun ini juga tidak terlalu bagus.
“Kopi saya buahnya tidak lebat tahun ini, macet! kalau ditambah lagi harga turun makin turun pendapatan saya, walau hasil panen saya sedikit mudah-mudahan harga bisa naik lagi jadi Rp 70 ribu seperti tahun kemarin,” ucapnya. *
