Gerebek PTM Door to Door: Inovasi Puskesmas Nanjungan Jemput Bola Deteksi Dini Penyakit di Pasemah Air Keruh

Pemerintahan1055 Dilihat

EMPAT LAWANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Nanjungan, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui inovasi terbarunya. Program unggulan bertajuk “Gerebek PTM Door to Door” kini rutin dilaksanakan setiap bulan untuk memastikan warga mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan langsung di rumah masing-masing.

Inovasi ini merupakan singkatan dari Gerakan Cek Kesehatan Berkala Penyakit Tidak Menular. Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan menyisir pemukiman warga untuk melakukan skrining kesehatan secara menyeluruh.

Kepala UPTD Puskesmas Nanjungan, Siti Hodijah, S.Kep., MAP., menjelaskan bahwa sasaran utama dari program ini adalah masyarakat usia produktif yang berada di wilayah kerja Puskesmas Nanjungan.

“Kegiatan Inovasi Gerebek PTM Door To Door ini kami lakukan dengan cara mendatangi rumah ke rumah warga di wilayah kerja Puskesmas Nanjungan. Kami melibatkan tim yang solid, mulai dari Petugas Kesehatan pengelola program PTM, Kader Kesehatan atau Posyandu, hingga dukungan penuh dari Perangkat Desa setempat,” papar Siti Hodijah.

Tujuan utama dari gerakan ini bukan sekadar pemeriksaan, melainkan upaya deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus. Dengan terjun langsung, pihak Puskesmas berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya cek kesehatan secara berkala tanpa harus menunggu sakit.

Selain itu, Siti Hodijah menekankan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis untuk mengejar target Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

“Kami ingin memastikan target SPM, khususnya pelayanan kesehatan bagi penderita Hipertensi dan Diabetes, dapat mencapai 100 persen. Melalui kunjungan langsung, petugas juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan PTM,” tambahnya.

Melalui konsistensi kegiatan “Gerebek PTM” ini, pihak Puskesmas Nanjungan berharap adanya perubahan nyata pada perilaku kesehatan masyarakat. Penanganan dini terhadap faktor risiko diharapkan mampu menekan angka kesakitan akibat PTM di wilayah Kecamatan Pasemah Air Keruh.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih peduli. Jika risiko terdeteksi lebih awal, penanganannya akan lebih maksimal, sehingga angka kesakitan menurun dan target kesehatan di wilayah kita tercapai sepenuhnya,” tutup Siti Hodijah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *