JAKARTA, EMPATLAWANGVIRAL.COM – Situasi perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) makin panas. Pada Jumat (6/3/2026), serangan berat dilaporkan mengguncang ibu kota Iran, Teheran.
Serangan ini terjadi setelah Israel mengklaim telah menyerang sejumlah “infrastruktur rezim” Iran. Operasi militer itu disebut sebagai fase baru dalam perang yang kini dijalankan bersama AS melawan Iran.
Baca Juga: RI Lobi Iran di Tengah Memanasnya Perang, Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz
Baca Juga: 2 Mobil Ringsek dan 4 Orang Dilarikan ke RS, Adu Kambing Jelang Buka Puasa di Empat Lawang
Perlu diketahui, konflik ini sudah memasuki hari ke-7 dan dampaknya makin meluas ke kawasan Timur Tengah. Negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS juga ikut terdampak.
Salah satunya Qatar, yang dilaporkan berhasil mencegat drone. Sementara di Lebanon, kelompok Hizbullah yang dikenal sebagai proksi Iran ikut menyerang wilayah Israel.
Di tengah situasi panas ini, Presiden AS Donald Trump juga membuat pernyataan mengejutkan. Ia meminta dilibatkan dalam proses penunjukan pemimpin baru Iran.
Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.
Mengutip laporan AFP, militer Israel bahkan sudah memberi sinyal bahwa operasi perang ini akan naik level.
“Kami memiliki kejutan tambahan di depan yang tidak akan saya ungkapkan,” kata Letnan Jenderal Eyal Zamir dalam pernyataan yang disiarkan televisi.
Pernyataan senada juga datang dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. Ia menegaskan kekuatan serangan militer terhadap Iran akan ditingkatkan secara signifikan.
Baca Juga: Petani Mulai Was-was Jelang Panen, Harga Kopi di Empat Lawang Drop Lagi
“kekuatan tembak di atas Iran dan di atas Teheran akan meningkat secara dramatis”.
Di sisi lain, Islamic Revolutionary Guard Corps atau Garda Revolusi Iran mengklaim telah meluncurkan rudal ke arah Tel Aviv.
Serangan itu terjadi setelah sebelumnya gelombang ledakan memicu kebakaran di sebuah gedung perumahan di kota tersebut.
Jurnalis AFP di lapangan melaporkan mendengar dua gelombang ledakan hampir bersamaan di Tel Aviv pada Kamis malam. Sementara itu, jejak roket juga terlihat menerangi langit Netanya, kota yang berada lebih jauh di utara Israel. *
